Ibnu Hajar Al Asqalany vs Yahudi

Mari takjubi kisah para Shalihin. Pada ilmu & daya ruhani mereka terkandung cahaya Allah. Maka bahkan ejekannya pun jadi jalan hidayah.


Suatu ketika Ibn Hajar Al 'Asqalani; beliau adalah penulis Fathul Bari (Syarah Shahih al-Bukhari) yang termasyhur itu, melintas dengan kereta mewahnya. Beliau dicegat oleh seorang Yahudi penjual minyak ter. Penampilan keduanya bertolak belakang. Ibnu Hajar tampak anggun & megah. Sementara itu, Yahudi penjual minyak ter itu dekil, compang-camping, berbau busuk, & kumal.
 

Ketika Hukum Allah Berlaku

Ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi di salah satu kota di Kerajaan Arab Saudi yang ditulis berdasarkan penuturan pelakunya sendiri, sebut saja namanya Shabir.


Kisah ini bermula ketika Shabir yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Fakultas Hukum pada salah satu universitas ternama di Arab Saudi kembali ke rumahnya pada suatu hari.
 

1 Tamparan Untuk 3 Pertanyaan

Ada seorang Pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, Kyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua Pemuda itupun mencarikan orang yang dimaksud tersebut, seorang Kyai.


Pemuda : Anda siapa ? dan apakah Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya ? 

Gubernur Kuli Angkut

Salman Al Farisi pernah menjabat gubernur di beberapa kota. Ia adalah orang yang sangat rendah hati, hingga orang lain menyangkanya seperti kebanyakan orang lainnya, makan dan minum dari hasil keringatnya sendiri.


Pada suatu hari ketika Salman sedang berjalan kaki, ia bertemu dengan seorang Pedagang yang datang dari negeri Syam sambil membawa barang bawaannya berupa buah tin dan buah kurma.
 

Mendiang Raja Hussein Pernah 18 Kali Hampir Terbunuh

Raja Hussein dari Yordania menghadapi paling sedikit 18 kali percobaan pembunuhan. Namun dirinya tidak gentar.


Semenjak awal sejarah Hussein sudah dibuka dengan "cobaan berdarah". Ketika usia Hussein 15 tahun, dia diajak sang kakek, Raja Abdullah (69) untuk salat Jumah di Masjid Al-Aqsa, bagian Kota Yerusalem (saat itu wilayah Yordania).