Pembangkit Listrik Tenaga Surya Yang Dapat Berfungsi Di Malam Hari

Dilihat dari atas melalui aerial foto nampak seperti sebuah taman raksasa yang luar biasa luas. Taman yang dipenuhi ribuan cermin simetris melingkar terpusat pada satu titik menara di tengah. Tapi ini bukan taman melainkan sebuah instalasi pembangkit listrik tenaga surya.


Adalah Gemasolar Power Plant, sebuah pembangkit listrik tenaga surya pertama di dunia. Dengan luas 185 hektar tersebar lebih dari 2.600 cermin panel besar yang masing-masing berukuran 120 meter persegi.
 

Ibnu Hajar Al Asqalany vs Yahudi

Mari takjubi kisah para Shalihin. Pada ilmu & daya ruhani mereka terkandung cahaya Allah. Maka bahkan ejekannya pun jadi jalan hidayah.


Suatu ketika Ibn Hajar Al 'Asqalani; beliau adalah penulis Fathul Bari (Syarah Shahih al-Bukhari) yang termasyhur itu, melintas dengan kereta mewahnya. Beliau dicegat oleh seorang Yahudi penjual minyak ter. Penampilan keduanya bertolak belakang. Ibnu Hajar tampak anggun & megah. Sementara itu, Yahudi penjual minyak ter itu dekil, compang-camping, berbau busuk, & kumal.
 

Ketika Hukum Allah Berlaku

Ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi di salah satu kota di Kerajaan Arab Saudi yang ditulis berdasarkan penuturan pelakunya sendiri, sebut saja namanya Shabir.


Kisah ini bermula ketika Shabir yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Fakultas Hukum pada salah satu universitas ternama di Arab Saudi kembali ke rumahnya pada suatu hari.
 

1 Tamparan Untuk 3 Pertanyaan

Ada seorang Pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah, ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, Kyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua Pemuda itupun mencarikan orang yang dimaksud tersebut, seorang Kyai.


Pemuda : Anda siapa ? dan apakah Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya ? 

Gubernur Kuli Angkut

Salman Al Farisi pernah menjabat gubernur di beberapa kota. Ia adalah orang yang sangat rendah hati, hingga orang lain menyangkanya seperti kebanyakan orang lainnya, makan dan minum dari hasil keringatnya sendiri.


Pada suatu hari ketika Salman sedang berjalan kaki, ia bertemu dengan seorang Pedagang yang datang dari negeri Syam sambil membawa barang bawaannya berupa buah tin dan buah kurma.